GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI DAN BESARNYA UANG SAKU DALAM KONSUMSI MIE INSTAN PADA MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES BANJARMASIN JURUSAN GIZI

Detail Cantuman

Text

GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI DAN BESARNYA UANG SAKU DALAM KONSUMSI MIE INSTAN PADA MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES BANJARMASIN JURUSAN GIZI

XML

KEMENKES REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN
PROGRAM STUDI DIPLOMA III
GIZI
TAHUN 2022
ABSTRAK
Tugas Akhir
YULINAR ANDREA PUSPA
“GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI DAN BESARNYA UANG SAKU DALAM KONSUMSI MIE INSTAN PADA MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES BANJARMASIN JURUSAN GIZI”
(Hj.Aprianti,S.Pd.M.Pd)
x + 68 halaman ;7 Tabel ;3 gambar ;7 Lampiran
Hasil laporan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018 menunjukkan proporsi masyarakat Kalimantan Selatan (8,9%) termasuk dalam 10 provinsi yang paling banyak mengonsumsi mie instan. Kota Banjarbaru menduduki peringkat ke-7 di Kalimantan Selatan yang penduduknya mengonsumsi mie instan termasuk dari kalangan Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Banjarmasin. yang merupakan kampus Kesehatan. Berdasarkan hasil survey pendahuluan yang dilakukan terhadap Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Banjarmasin yang mengonsumsi mie instan dalam kategori jarang sebanyak 28,6%, kadang-kadang sebanyak 33,3% dan sering sebanyak 38%. Dan uang saku bervariasi yaitu < (Rp.50.000/hari) sebanyak 80% dan (≥ Rp.50.000/hari) sebanyak 20%. Konsumsi mie instan yang sering pada mahasiswa disebabkan oleh bebarapa faktor seperti pengetahuan gizi dan uang saku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan gizi dan besarnya uang saku dalam konsumsi mie instan pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Gizi.
Jenis penelitian bersifat observasional. Rancangan penelitian dengan survei deskriptif. Populasi yaitu mahasiswa Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Gizi. Sampel yaitu mahasiswa tingkat I sampai dengan tingkat III dengan cara Randoml sampling berjumlah 100 orang. Variabel yang diteliti yaitu frekuensi konsumsi mie instan, pengetahuan gizi dan uang saku. Cara pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis univariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77% mahasiswa termasuk dalam kategori jarang mengonsumsi mie instan, 92% pengetahuan mahasiswa termasuk dalam kategori baik dan 72% uang saku masuk dalam kategori rendah.
Hendaknya responden dapat meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat dan bahaya mie instan dan membatasi konsumsinya dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
Kata kunci : frekuensi, pengetahuan gizi, uang saku
Kepustakaan : 47 (2002-2021)


Detail Information

Item Type
Penulis
YULINAR ANDREA PUSPA - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Gizi : Banjarbaru.,
Edisi
Subyek
No Panggil
614
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail