GAMBARAN PENDAPATAN KELUARGA, POLA PEMBERIAN MAKAN DAN POLA KONSUMSI MAKANAN SUMBER PROTEIN PADA BALITA STUNTING 7–59 BULAN (STUDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPUR KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)

Detail Cantuman

Text

GAMBARAN PENDAPATAN KELUARGA, POLA PEMBERIAN MAKAN DAN POLA KONSUMSI MAKANAN SUMBER PROTEIN PADA BALITA STUNTING 7–59 BULAN (STUDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPUR KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)

XML

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN
PROGRAM STUDI DIPLOMA III
GIZI
TAHUN 2022
ABSTRAK
Tugas Akhir
AKHMAD HARIYADI
GAMBARAN PENDAPATAN KELUARGA, POLA PEMBERIAN MAKAN DAN POLA KONSUMSI MAKANAN SUMBER PROTEIN PADA BALITA STUNTING 7–59 BULAN (STUDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPUR KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)
(Rijanti Abdurrachim, DCN., M.Kes )
ix + 55 halaman + 11 Tabel + 2 Gambar + 11 Lampiran
Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai. Di Indonesia stunting tertinggi sebesar 19,3% (Riskesdes, 2018), Kalimantan selatatan 42,9% yang mengalami stunting (Riskesdes, 2018), yang tertinggi ada pada Kabupaten Hulu Sungai Selatan 18,78% (DINKES, 2020). Penderita stunting tahun 2020 di Puskesmas Simpur menurut data sebesar (24,89%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pendapatan keluarga, pola pemberian makan, pola konsumsi sumber protein.
Jenis penelitian bersifat observasional.Rancangan penelitian dengan survei deskriptif. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Simpur. Sampel penelitian adalah 55 responden ibu dengan balita rentang usia 7-59 bulan pada tahun 2022 yang mengalami stunting dengan cara Simpel random sampling. Variabel yang diteliti pendapatan keluarga (wawancara), pola pemberian makan (kousioner CFQ) dan pola konsumsi sumber protein (Kuesioner semi-ffq). Analisis data menggunakan analisis univariat.
Hasil penelitian menunjukkan balita berjenis kelamin laki-laki 50,9%, balita berusia (≥ 2 tahun) 80%, ibu bekerja 60%, responden dengan pendapatan keluarga rendah 74,5%, responden dengan pola pemberian makan tidak tepat 58,1%, dan pola konsumsi sumber protein kurang 65,5%
Hendaknya responden dapat menerapkan pola pemberian makan yang tepat dan meningkatkan konsumsi sumber protein pada anaknya.
Kata kunci : Stunting, Pendapatan keluarga, pola pemberian makan, pola konsumsi sumber protein.
Kepustakaan : 70 Buah (2004 - 2021)


Detail Information

Item Type
Penulis
AKHMAD HARIYADI - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Gizi : Banjarbaru.,
Edisi
Subyek
No Panggil
614
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail