ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARBARU UTARA KOTA BANJARBARU

Detail Cantuman

CD-ROM

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARBARU UTARA KOTA BANJARBARU

XML

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN
PROGRAM STUDI DIPLOMA III
KEPERAWATAN
TAHUN 2020
ABSTRAK
Laporan Tugas Akhir
AHMAD MUGNI MARWAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARBARU UTARA KOTA BANJARBARU
Suroto dan H. Khairir Rizani
xiv + 150 halaman ; 17 tabel ; 5 gambar + 9 lampiran

Fenomena stroke di masyarakat yaitu kurangnya pengetahuan keluarga tentang penyakit stroke, membawa anggota keluarga yang sakit ke pelayanan kesehatan, tidak mengetahui bagaimana cara merawat anggota keluarga yang menderita stroke, kurangnya kemampuan keluarga memodifikasi lingkungan, tidak rutin mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mencek kesehatan secara berkala, serta kurang nya menjaga pola makan dan pola hidup bagi penderita stroke. Tujuan studi kasus ini untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan keluarga dengan stroke di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara Kota Banjarbaru.
Desain penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Studi kasis ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Utara pada tanggal 23-29 Januari 2020 yang berfokus pada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan stroke. Teknik pengumpulan data pada tahap pengkajian dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik serta dokumentasi. Analisis dan penyajian data dilakukan secara deksriptif dan mengikuti format asuhan keperawatan keluarga.
Hasil pengkajian didapatkan diagnosa keperawatan yaitu Nyeri akut berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan stroke, Resiko Jatuh berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan yang nyaman dan aman, Defisiensi pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengenal masalah keluarga dengan stroke, Kerusakan mobilitas fisik berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan stroke.
Pada semua diagnosa hasil analisis masalah diatas, dua diagnosa sudah teratasi, satu diagnosa teratasi sebagian dan satu diagnosa lagi belum teratasi. Diharapkan puskesmas dapat lebih meningkatkan kunjungan keluarga untuk meminimalisir terjadinya stroke yang berulang dengan kegiatan puskesmas keliling minimal 1 bulan sekali.

Kata kunci : Asuhan Keperawatan Keluarga, Stroke
Kepustakaan : 18 (2010 – 2019)

MINISTRY OF HEALTH REPUBLIC OF INDONESIA
HEALTH POLYTECHNIC OF BANJARMASIN
DIPLOMA III STUDY PROGRAM
Nursing
YEAR 2020
Abstract
Final task Report
AHMAD MUGNI MARWAN
NURSING FAMILY CARE WITH STROKE IN THE WORK AREA PUSKESMAS NORTH BANJARBARU CITY OF BANJARBARU
Suroto and H. Khairir Rizani
xiv + 150 pages; 17 Tables; 5 pictures + 9 Attachments

The phenomenon of stroke in the community is the lack of family knowledge about stroke, bringing sick family members to health care, not knowing how to treat family members who suffer from stroke, lack of ability to modify family environment, do not routinely visit health care facilities to check health services periodically, and lack of it maintain diet and lifestyle patterns for people with stroke. The Purpose of this case study to explore the nursing care of family with stroke in the work area Puskesmas North Banjarbaru City Banjarbaru.
The design of this research is by using case study research methods. This case study was conducted in the work area Puskesmas North Banjarbaru on 23-29 January 2020 which focuses on families who have family members with strokes. The technique of data collection at the assessment stage is done by interview techniques, observation and physical examination and documentation. The analysis and presentation of the data is done by decryptive and following the family nursing format.
The Results of the study obtained a treatment diagnosis of acute pain associated with the inability of the family to care for family members with stroke, risk of falling in relation to the inability of the family in modifying a comfortable and safe environment, knowledge deficiency relates to the inability of the family to know the problem of family with stroke, damage to physical mobility related to the inability of the family in caring for family
In all diagnosis results of the above analysis, two diagnoses are resolved, one diagnosis is partially resolved and one more diagnosis is not resolved. It is expected that puskesmas can further increase the family visit to minimize the occurrence of repeated strokes with a health centers around 1 month at a time.

Keywords: Nursing family care, Stroke
Libraries: 18 (2010 – 2019)


Detail Information

Item Type
Penulis
Ahmad Mugni Marwan - Personal Name
Dr. Suroto, SKM., M.Kes - Personal Name
H. Khairir Rizani, SST., M.Kes - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Jurusan Keperawatan : .,
Edisi
Subyek
No Panggil
001/KEP. LTA /20
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail