STUDI LITERATUR EFEKTIVITAS KARBON AKTIF UNTUK MENURUNKAN KADAR FOSFAT PADA LIMBAH LAUNDRY

Detail Cantuman

CD-ROM

STUDI LITERATUR EFEKTIVITAS KARBON AKTIF UNTUK MENURUNKAN KADAR FOSFAT PADA LIMBAH LAUNDRY

XML

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN
PROGRAM STUDI SANITASI LINGKUNGAN
PROGRAM SARJANA TERAPAN
KESEHATAN LINGKUNGAN
TAHUN 2020

ABSTRAK

Skripsi
EMMA SYAFA YUNIAR
STUDI LITERATUR EFEKTIVITAS KARBON AKTIF UNTUK MENURUNKAN KADAR FOSFAT PADA LIMBAH LAUNDRY
(Zulfikar Ali As, S.KM, M.T dan Munawar Raharja, S.Si, M.PH)
xv + 74 Halaman ; 14 Tabel ; 11 Gambar ; 4 Lampiran
Karbon aktif sebagai adsorben telah banyak diteliti dan terbukti mampu menurunkan kadar polutan, salah satunya kadar fosfat dalam limbah laundry. Berbagai bahan seperti eceng gondok, daun nanas, keladi dan bahan lainnya dapat diproses menjadi arang aktif. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektifitas arang aktif dari berbagai bahan dalam menurunkan kadar fosfat limbah laundry.
Penelitian ini bersifat studi literatif. Data penelitian dikumpulkan dari tujuh artikel tentang arang aktif dan fosfat pada limbah laundry, kemudian dianalisis untuk mengetahui metode, jenis, dan dosis arang aktif yang paling efektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah laundry mengandung fosfat dengan kadar antara 2 mg/L s.d. 59,6 mg/L, dengan rerata 12,48 mg/L (±17,95 mg/L). Setelah penambahan karbon aktif, kadar fosfat turun pada kisaran 0 s.d. 4,82 mg/L, dengan rata-rata 1,28 mg/L (±1,52 mg/L). Nilai Removal Efficiency (RE) arang aktif berkisar antara 52,9% s.d. 100% dengan rata-rata 82,83% (±16,70%). Arang aktif dengan nilai RE paling tinggi adalah polyethilene, namun dalam penelitian ini direkomendasikan arang aktif berbahan daun nanas karena lebih aplikatif dan ekonomis. Menggunakan persamaan y = 3,812 + 0,109x – 0,103x2 jumlah karbon aktif berbahan daun nanas yang dibutuhkan adalah 6,5 gram dalam satu liter limbah laundry.
Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan mempertimbangkan rekomendasi tersebut dengan memasukkan variasi dosis, ukuran, aktivator, dan metode pengadukan. Diperkirakan, untuk memenuhi baku mutu lingkungan, dibutuhkan karbon aktif berbahan daun nanas sebanyak 6,5 gram, berukuran 60 mesh dengan bahan aktivator HCl 15% dan menggunakan metode pengadukan cepat 100 rpm selama 3 menit, pengadukan lambat 30 rpm selama 5 menit, dan pengendapan selama 30 menit.
Kata Kunci : Fosfat, Karbon Aktif, Limbah Laundry
Kepustakaan : 28 (1992 – 2020)



MINISTRY OF HEALTH REPUBLIC INDONESIA
HEALTH POLYTECHNIC BANJARMASIN
ENVIRONMENTAL SANITATION STUDY PROGRAM
APPLIED UNDERGRADUATE PROGRAM
ENVIRONMENTAL HEALTH
YEAR 2020

ABSTRACT

Thesis
EMMA SYAFA YUNIAR
STUDY LITERATURE EFFECTIVENESS OF ACTIVATED CARBON TO REDUCE PHOSPHATE OF LAUNDRY WASTE
(Zulfikar Ali As, S.KM, M.T and Munawar Raharja, S.Si, M.PH)
xv + 74 Pages, 14 Tables, 11 Pictures, 4 Attachments

Activated carbon as an adsorbent has been widely researched and proven effective to reduce pollutants, such as phosphate in laundry waste. Various materials such as water hyacinth, pineapple leaves, caladium and other materials be able to processed into activated carbon. This research aims to compare the effectiveness of activated carbon from various materials to reduce the concentration of phosphate in waste of laundry.
This research was a literative study. The data was taken from seven articles about activated carbon and phosphate in waste of laundry, then analyzed to find out the method, type, and dose of activated carbon which was most effective.
The results showed that waste of laundry contained concentration of phosphate ranged between 2 mg/L to 59,6 mg/L, with 12,48 mg/L in average (± 17,95 mg/L). After the addition of activated carbon, concentration of phosphate reduced in the range of 0 to 4,82 mg/L, with 1,28 mg/L in average (± 1,52 mg/L). The Removal Efficiency (RE) of activated carbon ranges between 52,9% to 100% with 82,83% in average (± 16,70%). Activated carbon with the highest RE was polyethilene, but in this researched, activated carbon from pineapple leaves was recommended because it was more applicable and economical. According to the equation of: y = 3,812 + 0,109x – 0,103x2 the amount of activated carbon from pineapple leaves needed were 6.5 grams per one liter of waste of laundry.
The next research can be conducted by considering the recommendations, by including variations of dosage, size, activators, and stirring methods. It is estimated, for achieving the environmental quality standards, required activated carbon from pineapple leaves as much as 6,5 grams, measuring 60 mesh, with additional of 15% HCl activator, using the method of rapid stirring 100 rpm for 3 minutes, slow stirring 30 rpm for 5 minutes, and sedimentation for 30 minutes.

Keywords : Phosphate, Activated Carbon, Laundry Waste
Libraries : 28 (1992 - 2020)


Detail Information

Item Type
Penulis
EMMA SYAFA YUNIAR - Personal Name
ZULFIKAR ALI As, S.KM.M.T - Personal Name
Munawar Raharja, S.Si, M.PH - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Jurusan kesehatan lingkungan : Banjarbaru.,
Edisi
Subyek
No Panggil
KL.17/SKP.2020
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail