File (Flashdisk)
KUALITAS AIR UNTUK KEPERLUAN HIGIENE SANITASI DI PONDOK PESANTREN RAUDHATUN NASYI’IN KOTA BANJARBARU DITINJAU DARI PARAMETER KEKERUHAN, BESI DAN COLIFORM TAHUN 2025
XMLABSTRAK
KARYA TULIS ILMIAH
AULIA AZAHRA
KUALITAS AIR UNTUK KEPERLUAN HIGIENE SANITASI DI PONDOK
PESANTREN RAUDHATUN NASYI’IN KOTA BANJARBARU DITINJAU
DARI PARAMETER KEKERUHAN, BESI DAN COLIFORM TAHUN 2025
(Dr. Abdul Khair, S.KM., M.Si, Sulaiman Hamzani, S.T., M.T)
Xiv + 43 halaman, 6 tabel, 3 gambar, 18 lampiran
Kualitas air yang memenuhi standar merupakan kebutuhan dasar di
lingkungan Pondok Pesantren Raudhatun Nasyi’in Kota Banjarbaru, yang dihuni oleh
270 santri. Salah satu sumber air yang banyak dimanfaatkan berasal dari air sumur
bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-sehari. Kualitas air yang tidak
memenuhi standar dapat berisiko meningkatkan dampak negatif pada kesehatan para
santri seperti penyakit yang ditularkan melalui air. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui kualitas air untuk keperluan higiene sanitasi di Pondok Pesantren
Raudhtaun Nasyi’in Kota Banjarbaru ditinjau dari parameter kekeruhan, besi, dan
Colifrom.
Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan 9 sampel selama 3
hari secara berturut-turut dengan 1 kali pengambilan sampel di pagi hari.
Pengambilan sampel secara berkala ini dilakukan untuk memastikan data yang akurat
dan representatif. Pengujian dilakukan di laboratorium menggunakan turbdimeter
untuk kekeruhan, spektorfotometer untuk besi, dan metode filtrasi membran untuk
Colifrom. Hasil pengujian dibandingkan dengan standar baku mutu Permenkes RI
Nomor 2 tahun 2023.
Hasil menunjukkan rata-rata kekeruhan air sebesar 10,9 NTU, besi 0,893 ml/L,
konsentrasi Colifrom 115,33 CFU/100 ml, yang semuanya melebihi ambang batas.
Hal ini menunjukkan bahwa air tidak layak digunakan untuk keperluan higiene
sanitasi tanpa pengolahan lebih lanjut.
Disarankan agar pondok pesantren menerapkan pengolahan air seperti
koagulasi untuk menurunkan kekeruhan, aerasi untuk mengurangi besi, serta
perebusan atau penggunaan disenfektan klorin untuk membunuh bakteri Colifrom.
Selain itu, pembersihan bak penampung air secara berkala juga perlu dilakukan untuk
memastikan kualitas air yang lebih baik.
Kata Kunci : Kualitas Air, Sumur Bor, Kekeruhan, Besi, dan Colifrom
Kepustakaan : 42 (2007 – 2025)
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
AULIA AZAHRA - Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi | |
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Poltekkes Kemenkes Banjarmasin : Banjarbaru., 2025 |
| Edisi | |
| Subyek | |
| No Panggil |
001.4 AUL k
|
| Copyright | |
| Doi |








