Text
ANALISIS DETERMINAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BALITA KURUS PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala)
XML
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN
PROGRAM STUDI GIZI DAN DIETETIKA
PROGRAM SARJANA TERAPAN
TAHUN 2022
ABSTRAK
Skripsi
AULIA YULIARTI
ANALISIS DETERMINAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI YANG
BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BALITA KURUS PADA MASA
PANDEMI COVID-19 (STUDI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANTAU
BADAUH KABUPATEN BARITO KUALA)
Dr. Meilla Dwi Andrestian, SP., M.Si dan Siti Mas’odah, S.Pd., M.Gizi
xiii + 106 halaman + 17 tabel + 4 gambar + 14 lampiran
Selama tahun pertama pandemi COVID-19 terjadi peningkatan prevalensi balita
kurus. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis determinan faktor sosiodemografi yang
berhubungan dengan kejadian balita kurus pada masa pandemi COVID-19 di Wilayah
Kerja Puskesmas Rantau Badauh Kabupaten Barito Kuala.
Metode penelitian menggunakan survei analitik dengan rancangan crosssectional.
Populasi adalah balita berusia 12-59 bulan dengan sampel 91 orang yang
diambil secara systematic random sampling. Variabel penelitian yaitu jenis kelamin, usia
balita, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, tingkat pendapatan keluarga dan
kejadian balita kurus. Pengambilan data dengan wawancara menggunakan kuesioner.
Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Rank Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan jenis kelamin (ρ: 0,002),
tingkat pendidikan ibu (ρ: 0,000), status pekerjaan ibu (ρ: 0,002), tingkat pendapatan
keluarga (ρ: 0,000) dan tidak ada hubungan usia balita (ρ: 0,080) dengan kejadian balita
kurus. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa determinan faktor sosiodemografi
yang berhubungan dengan kejadian balita kurus pada masa pandemi COVID-19 adalah
jenis kelamin, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, dan tingkat pendapatan
keluarga.
Hendaknya dalam rangka pemulihan pasca pandemi puskesmas diharapkan dapat
melakukan deteksi dini terhadap kejadian balita kurus. Selain itu, orang tua diharapkan
dapat memperhatikan pemenuhan gizi balita dan aktif mengikuti posyandu agar status
gizi balita dapat terpantau secara baik.
Kata Kunci : Jenis Kelamin, Usia Balita, Tingkat Pendidikan Ibu, Status Pekerjaan
Ibu, Tingkat Pendapatan Keluarga, Kejadian Balita Kurus
Kepustakaan : 109 buah (1986 – 2020)
Detail Information
Item Type | |
---|---|
Penulis |
AULIA YULIARTI - Personal Name
|
Student ID | |
Dosen Pembimbing | |
Penguji | |
Kode Prodi PDDIKTI | |
Edisi | |
Departement | |
Kontributor | |
Bahasa |
Indonesia
|
Penerbit | Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Gizi : Banjarbaru., 2022 |
Edisi | |
Subyek | |
No Panggil |
612.3
|
Copyright | |
Doi |