SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI PUSKESMAS X KABUPATEN BANJAR

Detail Cantuman

CD-ROM

SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI PUSKESMAS X KABUPATEN BANJAR

XML

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN
PROGRAM STUDI SANITASI
PROGRAM DIPLOMA TIGA
KESEHATAN LINGKUNGAN
TAHUN 2022

ABSTRAK

Karya Tulis Ilmiah
SITI NAJWA KAMILANNUR
SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI PUSKESMAS X
KABUPATEN BANJAR
(Arifin S.KM, M.KES dan Munawar Raharja S.Si, M.PH)
xiv + 69 halaman; 12 tabel; 3 gambar; 13 lampiran

Kegiatan puskesmas menghasilkan air limbah infeksius yang berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan dan menjadi salah satu sumber penularan penyakit. Puskesmas X memiliki IPAL dengan sistem Biofilter Anaerob-Aerob untuk melakukan proses pengolahan air limbah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ruangan dengan aktivitas penghasil limbah, debit effluent, tahapan proses pengolahan, dan kualitas effluent air limbah.
Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan desain penelitian observasional. Sampel penelitian ini adalah air limbah yang telah melalui proses pengolahan yang diambil pada titik effluent, dengan metode pengambilan sampel yaitu composite sampling. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 2 kali pada waktu yang berbeda dan dilakukan 3 kali pengulangan pada hari yang berbeda.
Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa ruangan dengan aktivitas penghasil limbah berasal dari ruang MTBS, laboratorium, ruang KIA, KB, dan imunisasi, poli umum, poli gigi, apotek, laundry, dapur, kamar mandi, wastafel, dan toilet. Debit effluent rata-rata 0,068 L/detik. Tahapan proses pengolahan dimulai dari bak pengumpul, anaerobic equalization, reaktor biofilter, post treatment, bak klorinasi dan bak outlet. Kualitas air limbah effluent didapatkan rata-rata hasil pemeriksaan Suhu 30,2ºC, TSS 13,3 mg/L, pH 8,1, BOD 9,8 mg/L, dan COD 64,3 mg/L. Parameter Suhu, TSS, pH, BOD, dan COD telah memenuhi baku mutu berdasarkan Permen LH RI Nomor 5 Tahun 2014.
Upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan pembersihan lemak seminggu sekali dan pengontrolan setiap hari pada grease trap. Perlunya dilakukan pemasangan atap pada bak setelah reaktor biofilter IPAL. Perlunya dilakukan pemeliharaan IPAL dan pemeriksaan kualitas air limbah 1 bulan sekali.

Kata kunci : Puskesmas, Air Limbah, IPAL
Kepustakaan : 47 (2008-2021)


MINISTRY OF HEALTH REPUBLIC INDONESIA
HEALTH POLYTECHNIC BANJARMASIN
SANITATION STUDY PROGRAM
DIPLOMA THREE PROGRAM
ENVIRONMENTAL HEALTH
YEAR 2022

ABSTRACT
Scientific Paper
SITI NAJWA KAMILANNUR
WASTEWATER TREATMENT SYSTEM AT PUSKESMAS X
BANJAR REGENCY
(Arifin S.KM, M.KES and Munawar Raharja S.Si, M.PH)
xiv + 69 pages; 12 tables; 3 pictures; 13 attachments

Public Health Center activities produce infectious waste water which has the potential to cause environmental pollution and become a source of disease transmission. Public Health Center X has an WWTP with an Anaerobic-Aerobic Biofilter system to process wastewater. The purpose of this study was to determine the room with waste producing activities, effluent discharge, processing stages, and quality of wastewater effluent.
This research is descriptive, with an observational research design. The sample of this research is wastewater that has gone through the treatment process which is taken at the effluent, with the sampling method, namely composite sampling. Sampling was carried out 2 times at different times and repeated 3 times on different days.
The results in the study showed that the rooms with waste generating activities came from the MTBS room, laboratory, KIA room, KB, and immunization rooms, general poly, dental clinic, pharmacy, laundry, kitchen, bathroom, sink, and toilet. Discharge effluent average 0,068 L/second. The stages of the processing process start from the collection tank, anaerobic equalization, biofilter reactor, post treatment, chlorination tub and outlet. The quality of the wastewater effluent obtained an average examination result of temperature 30,2ºC, TSS 13,3 mg/L, pH 8,1, BOD 9,8 mg/L, and COD 64,3 mg/L. Parameters Temperature, TSS, pH, BOD, and COD have met the quality standards based on the Minister of Environment Regulation RI Number 5 of 2014.
Efforts that can be done are to clean the grease once a week and control the grease trap. It is necessary to install a roof on the tub after the WWTP biofilter reactor. It is necessary to carry out WWTP maintenance and waste water quality inspection once a month.

Key words : Public Health Center, Wastewater, WWTP
Literature : 47 (2008-2021)


Detail Information

Item Type
Penulis
SITI NAJWA KAMILANNUR - Personal Name
Arifin, S.KM, M.Kes - Personal Name
Dr. H. Juanda, S.KM, M.Kes - Personal Name
Munawar Raharja, S.Si, M.P.H - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Publish
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Jurusan kesehatan lingkungan : Banjarbaru.,
Edisi
Publish
Subyek
No Panggil
084/KTI-KL/2022
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail