HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN DAN MASA KERJA DENGAN KELUHAN TINNITUS SUBJEKTIF PADA PEKERJA INDUSTRI KARET PT. INSAN BONAFIDE KOTA BANJARMASIN TAHUN 2026

Detail Cantuman

File (Flashdisk)

HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN DAN MASA KERJA DENGAN KELUHAN TINNITUS SUBJEKTIF PADA PEKERJA INDUSTRI KARET PT. INSAN BONAFIDE KOTA BANJARMASIN TAHUN 2026

XML

ABSTRAK

SKRIPSI
SEPTI AYU NOR ASYIFA
“HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN DAN MASA KERJA DENGAN
KELUHAN TINNITUS SUBJEKTIF PADA PEKERJA INDUSTRI KARET
PT. INSAN BONAFIDE KOTA BANJARMASIN TAHUN 2026”
(Dr. Juanda, S.KM., M.Kes dan Arifin, S.KM., M.Kes)
( xvi +75 halaman, 10 tabel, 6 gambar, 16 lampiran)
Industri karet PT. Insan Bonafide merupakan perusahaan swasta nasional yang
dalam proses produksinya menghasilkan tingkat kebisingan tinggi dari mesin
produksi. Paparan kebisingan yang tinggi dan masa kerja yang lama berisiko
menimbulkan gangguan pendengaran, salah satunya tinnitus subjektif, yaitu
persepsi suara berdengung tanpa sumber suara dari luar. Penelitian ini bertujuan
mengetahui hubungan intensitas kebisingan dan masa kerja dengan keluhan tinnitus
pada pekerja industri karet PT. Insan Bonafide Kota Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan
desain cross sectional. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling
sebanyak 44 pekerja. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat
kesalahan (α) = 5% dan dilanjutkan Fisher Exact Test apabila terdapat sel dengan
frekuensi harapan < 5.
Hasil pengukuran kebisingan pada area liner kering bagian mesin cutter-dryer
berkisar 82,5–89,3 dBA, serta masa kerja pekerja 1–39 tahun, dan skor keluhan
tinnitus 0–56. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi intensitas kebisingan
dengan keluhan tinnitus subjektif sebesar p-value = 0,160, sedangkan masa kerja
dengan keluhan tinnitus subjektif sebesar p-value = 0,019.
Secara statistik, tidak terdapat hubungan antara intensitas kebisingan dengan
keluhan tinnitus subjektif, tetapi terdapat hubungan antara masa kerja dengan
keluhan tinnitus subjektif. Pihak industri disarankan melakukan perawatan mesin,
memasang peredam, mengawasi penggunaan APT, dan melakukan pemeriksaan
pendengaran berkala.
Kata Kunci : Kebisingan industri, Masa kerja, Pekerja industri, Tinnitus subjektif,
Gangguan pendengaran
Kepustakaan : 48 (1996- 2026)


Detail Information

Item Type
Penulis
Septi Ayu Nor Asyifa - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Poltekkes Kemenkes Banjarmasin : Banjarbaru.,
Edisi
Subyek
No Panggil
001.4 SEP h
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail