File (Flashdisk)
PENGELOLAAN SAMPAH MEDIS DI RSUD HADJI BOEJASIN KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2025
XMLABSTRAK
KARYA TULIS ILMIAH
KHAFIFAH RIZQI HIDAYAH
PENGELOLAAN SAMPAH MEDIS DI RSUD HADJI BOEJASIN
KABUPATEN TANAH LAUT TAHUN 2025
(Dr. Juanda, S.KM, M.Kes ; Abdul Haris, S.KM, M.T)
xv + 80 Halaman + 8 Tabel + 12 Gambar + 10 Lampiran
Sampah medis merupakan sampah berisiko tinggi bagi kesehatan manusia
dan lingkungan jika tidak dikelola dengan benar. Rumah sakit sebagai institusi
pelayanan kesehatan memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan sampah
medis ini, terutama yang bersifat infeksius. RSUD Hadji Boejasin Kabupaten
Tanah Laut, sebagai rumah sakit tipe C, tidak memiliki insinerator aktif sehingga
pengelolaan sampah medis infeksius diserahkan kepada pihak ketiga. Oleh karena
itu, perlu peninjauan ulang sistem pengelolaan sampah medis di rumah sakit agar
terhindar dari pencemaran lingkungan dan penularan penyakit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sampah
medis di RSUD Hadji Boejasin tahun 2025. Fokus penelitian meliputi sumber
timbulan sampah medis, jumlah dan volume sampah infeksius, kualifikasi dan
jumlah SDM pengelola, serta proses-proses utama pengelolaan yang meliputi
pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, dan penyimpanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 22 unit pelayanan penghasil
sampah medis infeksius dengan timbulan rata-rata sebesar 91,07 kg per hari dan
volume 1.156,46 liter per hari. Proses pemilahan dan pengumpulan dilakukan
secara sangat baik (100%), pengangkutan dinilai baik (75%), dan penyimpanan di
TPS memenuhi standar keamanan (100%). Pengelolaan akhir dilakukan oleh pihak
ketiga, karena rumah sakit tidak lagi menggunakan alat pengolah sampah medis
sendiri.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan
sampah medis di RSUD Hadji Boejasin telah berjalan dengan baik dan sesuai
prosedur yang berlaku. Namun, untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan
sistem pengelolaan sampah medis, rumah sakit disarankan untuk melaksanakan
pelatihan rutin bagi petugas, serta memperkuat persediaan sarana dan prasarana
pendukung, agar risiko infeksi dan pencemaran lingkungan dapat dikurangi
semaksimal mungkin.
Kata Kunci : Rumah Sakit, Sampah Medis, Pengelolaan Sampah Medis
Kepustakaan : 46 (2004-2024)
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
KHAFIFAH RIZQI HIDAYAH - Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi | |
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Poltekkes Kemenkes Banjarmasin : Banjarbaru., 2025 |
| Edisi | |
| Subyek | |
| No Panggil |
001.4 KHA p
|
| Copyright | |
| Doi |








