<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="616">
<titleInfo>
<title><![CDATA[GAMBARAN KARIES GIGI DITINJAU DARI PERILAKU INDIVIDU SANTRI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DEWI YULIANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Drg. Hj. Naning. K Untari, M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Nuryati, SKM, MSi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DR. Waljuni Astu Rahman, SKM, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Banjarbaru]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[KEPERAWATAN Gigi]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[CD-ROM]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>KEMENKES REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN GIGI TAHUN 2019 
ABSTRAK 
Karya Tulis Ilmiah 
DEWI YULIANI GAMBARAN KARIES GIGI DITINJAU DARI PERILAKU INDIVIDU SANTRI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Pembimbing (I): drg. Hj. Naning Kisworo Utami, M.Kes, Pembimbing (II): Sri Nuryati, SKM, M.Si xiii+46 halaman; 12 tabel; 1 gambar; 9 lampiran 
     Karies merupakan permasalahan utama dalam kesehatan gigi masyarakat terlihat dengan tingginya prevalensi karies pada anak yaitu 60-90%. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut.      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karies gigi ditinjau dari perilaku individu Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 390 orang santri dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling yaitu sebanyak 80 responden.      Hasil penelitian karies gigi di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan menunjukan jumlah karies 299 dengan perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup yaitu sebanyak 33 orang (41,3 %) serta perilaku kebiasaan makan yang cukup sebanyak 36 orang (45,0%).      Kesimpulan dan saran dari 80 orang santri di dapatkan rata-rata karies gigi rendah, perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup dengan rata-rata karies gigi rendah dan perilaku kebiasaan makan yang cukup dengan rata-rata karies gigi tinggi. Saran bagi petugas kesehatan maupun pengelola pondok pesantren agar dapat bekerjasama dengan Puskesmas ataupun instansi kesehatan lainnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menambal gigi yang berlubang secepatnya di tempat pelayanan kesehatan terdekat, para santri agar terus menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari serta menjaga pola makan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Kata Kunci  : Karies Gigi, Perilaku Individu Kepustakaan  : 26 (1992-2018) 
 
 KEMENKES REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN GIGI TAHUN 2019 
ABSTRAK 
Karya Tulis Ilmiah 
DEWI YULIANI GAMBARAN KARIES GIGI DITINJAU DARI PERILAKU INDIVIDU SANTRI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Pembimbing (I): drg. Hj. Naning Kisworo Utami, M.Kes, Pembimbing (II): Sri Nuryati, SKM, M.Si xiii+46 halaman; 12 tabel; 1 gambar; 9 lampiran 
     Karies merupakan permasalahan utama dalam kesehatan gigi masyarakat terlihat dengan tingginya prevalensi karies pada anak yaitu 60-90%. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut.      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karies gigi ditinjau dari perilaku individu Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 390 orang santri dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling yaitu sebanyak 80 responden.      Hasil penelitian karies gigi di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan menunjukan jumlah karies 299 dengan perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup yaitu sebanyak 33 orang (41,3 %) serta perilaku kebiasaan makan yang cukup sebanyak 36 orang (45,0%).      Kesimpulan dan saran dari 80 orang santri di dapatkan rata-rata karies gigi rendah, perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup dengan rata-rata karies gigi rendah dan perilaku kebiasaan makan yang cukup dengan rata-rata karies gigi tinggi. Saran bagi petugas kesehatan maupun pengelola pondok pesantren agar dapat bekerjasama dengan Puskesmas ataupun instansi kesehatan lainnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menambal gigi yang berlubang secepatnya di tempat pelayanan kesehatan terdekat, para santri agar terus menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari serta menjaga pola makan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Kata Kunci  : Karies Gigi, Perilaku Individu Kepustakaan  : 26 (1992-2018) 
 
 KEMENKES REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN GIGI TAHUN 2019 
ABSTRAK 
Karya Tulis Ilmiah 
DEWI YULIANI GAMBARAN KARIES GIGI DITINJAU DARI PERILAKU INDIVIDU SANTRI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Pembimbing (I): drg. Hj. Naning Kisworo Utami, M.Kes, Pembimbing (II): Sri Nuryati, SKM, M.Si xiii+46 halaman; 12 tabel; 1 gambar; 9 lampiran 
     Karies merupakan permasalahan utama dalam kesehatan gigi masyarakat terlihat dengan tingginya prevalensi karies pada anak yaitu 60-90%. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut.      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karies gigi ditinjau dari perilaku individu Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 390 orang santri dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling yaitu sebanyak 80 responden.      Hasil penelitian karies gigi di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan menunjukan jumlah karies 299 dengan perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup yaitu sebanyak 33 orang (41,3 %) serta perilaku kebiasaan makan yang cukup sebanyak 36 orang (45,0%).      Kesimpulan dan saran dari 80 orang santri di dapatkan rata-rata karies gigi rendah, perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup dengan rata-rata karies gigi rendah dan perilaku kebiasaan makan yang cukup dengan rata-rata karies gigi tinggi. Saran bagi petugas kesehatan maupun pengelola pondok pesantren agar dapat bekerjasama dengan Puskesmas ataupun instansi kesehatan lainnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menambal gigi yang berlubang secepatnya di tempat pelayanan kesehatan terdekat, para santri agar terus menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari serta menjaga pola makan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Kata Kunci  : Karies Gigi, Perilaku Individu Kepustakaan  : 26 (1992-2018) 
 
 
KEMENKES REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN GIGI TAHUN 2019 
ABSTRAK 
Karya Tulis Ilmiah 
DEWI YULIANI GAMBARAN KARIES GIGI DITINJAU DARI PERILAKU INDIVIDU SANTRI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Pembimbing (I): drg. Hj. Naning Kisworo Utami, M.Kes, Pembimbing (II): Sri Nuryati, SKM, M.Si xiii+46 halaman; 12 tabel; 1 gambar; 9 lampiran 
     Karies merupakan permasalahan utama dalam kesehatan gigi masyarakat terlihat dengan tingginya prevalensi karies pada anak yaitu 60-90%. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut.      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karies gigi ditinjau dari perilaku individu Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 390 orang santri dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling yaitu sebanyak 80 responden.      Hasil penelitian karies gigi di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan menunjukan jumlah karies 299 dengan perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup yaitu sebanyak 33 orang (41,3 %) serta perilaku kebiasaan makan yang cukup sebanyak 36 orang (45,0%).      Kesimpulan dan saran dari 80 orang santri di dapatkan rata-rata karies gigi rendah, perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup dengan rata-rata karies gigi rendah dan perilaku kebiasaan makan yang cukup dengan rata-rata karies gigi tinggi. Saran bagi petugas kesehatan maupun pengelola pondok pesantren agar dapat bekerjasama dengan Puskesmas ataupun instansi kesehatan lainnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menambal gigi yang berlubang secepatnya di tempat pelayanan kesehatan terdekat, para santri agar terus menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari serta menjaga pola makan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Kata Kunci  : Karies Gigi, Perilaku Individu Kepustakaan  : 26 (1992-2018) 
 
KEMENKES REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN GIGI TAHUN 2019 
ABSTRAK 
Karya Tulis Ilmiah 
DEWI YULIANI GAMBARAN KARIES GIGI DITINJAU DARI PERILAKU INDIVIDU SANTRI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Pembimbing (I): drg. Hj. Naning Kisworo Utami, M.Kes, Pembimbing (II): Sri Nuryati, SKM, M.Si xiii+46 halaman; 12 tabel; 1 gambar; 9 lampiran 
     Karies merupakan permasalahan utama dalam kesehatan gigi masyarakat terlihat dengan tingginya prevalensi karies pada anak yaitu 60-90%. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut.      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karies gigi ditinjau dari perilaku individu Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 390 orang santri dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling yaitu sebanyak 80 responden.      Hasil penelitian karies gigi di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan menunjukan jumlah karies 299 dengan perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup yaitu sebanyak 33 orang (41,3 %) serta perilaku kebiasaan makan yang cukup sebanyak 36 orang (45,0%).      Kesimpulan dan saran dari 80 orang santri di dapatkan rata-rata karies gigi rendah, perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup dengan rata-rata karies gigi rendah dan perilaku kebiasaan makan yang cukup dengan rata-rata karies gigi tinggi. Saran bagi petugas kesehatan maupun pengelola pondok pesantren agar dapat bekerjasama dengan Puskesmas ataupun instansi kesehatan lainnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menambal gigi yang berlubang secepatnya di tempat pelayanan kesehatan terdekat, para santri agar terus menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari serta menjaga pola makan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Kata Kunci  : Karies Gigi, Perilaku Individu Kepustakaan  : 26 (1992-2018) 
 
 
 

 
 
 
 

 KEMENKES REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN GIGI TAHUN 2019 
ABSTRAK 
Karya Tulis Ilmiah 
DEWI YULIANI GAMBARAN KARIES GIGI DITINJAU DARI PERILAKU INDIVIDU SANTRI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Pembimbing (I): drg. Hj. Naning Kisworo Utami, M.Kes, Pembimbing (II): Sri Nuryati, SKM, M.Si xiii+46 halaman; 12 tabel; 1 gambar; 9 lampiran 
     Karies merupakan permasalahan utama dalam kesehatan gigi masyarakat terlihat dengan tingginya prevalensi karies pada anak yaitu 60-90%. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut.      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karies gigi ditinjau dari perilaku individu Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 390 orang santri dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling yaitu sebanyak 80 responden.      Hasil penelitian karies gigi di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Kalimantan Selatan menunjukan jumlah karies 299 dengan perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup yaitu sebanyak 33 orang (41,3 %) serta perilaku kebiasaan makan yang cukup sebanyak 36 orang (45,0%).      Kesimpulan dan saran dari 80 orang santri di dapatkan rata-rata karies gigi rendah, perilaku kebiasaan menggosok gigi yang cukup dengan rata-rata karies gigi rendah dan perilaku kebiasaan makan yang cukup dengan rata-rata karies gigi tinggi. Saran bagi petugas kesehatan maupun pengelola pondok pesantren agar dapat bekerjasama dengan Puskesmas ataupun instansi kesehatan lainnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menambal gigi yang berlubang secepatnya di tempat pelayanan kesehatan terdekat, para santri agar terus menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari serta menjaga pola makan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Kata Kunci  : Karies Gigi, Perilaku Individu Kepustakaan  : 26 (1992-2018)</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[KARIES GIGI]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[JKG/02/Dew/T]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Poltekkes Kemenkes Banjarmasin]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[JKG/02/Dew//T]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[JKG.02/KTI.2019]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Jurusan Keperawatan Gigi (JKG/KTI 2019)]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[JKG/02/Dew//T]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[616]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-05-20 08:49:56]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-05-20 08:50:48]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>