<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="466">
<titleInfo>
<title><![CDATA[GAMBARAN PERTUMBUHAN Malassezia furfur PADA MEDIA DENGAN PENAMBAHAN SERBUK CENGKEH (Syzygium aromaticum)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Febri Fitria Lestari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Banjarbaru]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Jurusan Analis Kesehatan ]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[CD-ROM]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK Gambaran Pertumbuhan Malassezia furfur Pada Media Dengan Penambahan Serbuk Cengkeh 
Peneliti : Pebri Fitria Lestari 
Pembimbing : Leka Lutpiatina, H.Haitami 
Malassezia furfur adalah spesialis tunggal yang menyebabkan penyakit Pitiriasis versicolor(Panu). Jamur ini menyerang stratum korneum dari epidermis kulit biasanya diderita oleh seseorang yang sudah mulai banyak beraktifitas dan mengeluarkan keringat. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai anti jamur  adalah cengkeh (Syzygium aromaticum) bunga cengkeh mengandung senyawa eugenol yang dapat digunakan sebagai anti jamur. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui jumlah koloni jamur Malassezia furfur yang terbentuk pada media dengan penambahan dan tanpa penambahan serbuk cengkeh (Syzygium aromaticum) konsentrasi 0,05%, 0,07%, 0,09%, 0,1%, 0,5%, 1%, 2%, 4%, dan 8%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bakteriologi Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin. Bahan yang digunakan cengkeh bagian bunga yang berwarna hijau kemerahan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Malassezia furfur.  Sampel ditanam  pada media Saboraud Dextrose Agar dengan penambahan serbuk cengkeh (Syzygium aromaticum) pada variasi konsentrasi. Berdasarkan hasil penelitian Malassezia furfurmampu tumbuh pada konsentrasi 0,05%, 0,07%, 0,09% dan 0,1% dengan jumlah koloni yang berbeda setiap konsentrasinya. Hasil rata-rata jumlah koloni Malassezia furfur konsentrasi 0,05%, 0,07%, 0,09% dan 0,1% sebanyak 1135 koloni, 963 koloni, 842 koloni dan 765 koloni. Disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk menggunakan tanaman lain seperti daun soma dan daun bungur.   
Kata kunci : Malassezia furfur, cengkeh (Syzygium aromaticum)</note>
<classification><![CDATA[ANK-22/KTI-2019]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20190523]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Poltekkes Kemenkes Banjarmasin]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[ANK-22/KTI-2019]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[ANK-22/KTI-2019]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Jurusan Analis Kesehatan (KTI 2019)]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[ANK-22/KTI-2019]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[466]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-04-07 11:48:40]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-04-06 09:01:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>