<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3376">
<titleInfo>
<title><![CDATA[“Efektivitas Larutan Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Dalam Menurunkan Angka  Kepadatan Lalat di TPS Pasar Bauntung Banjarbaru”]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HJ. HAMDANAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Banjarbaru]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Poltekkes Kemenkes Banjarmasin]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[File (Flashdisk)]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK 
SKRIPSI 
HJ. HAMDANAH 
“Efektivitas Larutan Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Dalam Menurunkan Angka 
Kepadatan Lalat di TPS Pasar Bauntung Banjarbaru” 
(Yohanes Joko Supriyadi, S.KM., M.Kes. dan Dr. M. Irfa’i, S.ST., M.T.) 
xiv + 85 halaman, 9 tabel, 13 gambar, 14 lampiran 
Lalat merupakan vektor penyakit yang umum ditemukan di lingkungan yang tidak higienis, seperti 
Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS). Keberadaannya dapat menjadi perantara penyebaran 
berbagai penyakit melalui kontaminasi makanan atau minuman. Oleh karena itu, diperlukan metode 
pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satu alternatifnya adalah penggunaan larutan air 
perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai insektisida nabati yang bersifat alami dan aman bagi 
lingkungan. 
Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group 
Design yang terdiri dari kelompok kontrol dan empat kelompok perlakuan (konsentrasi 5%, 10%, 15%, dan 
20%). Pengamatan dilakukan dengan menggunakan alat fly grill dan diulang sebanyak lima kali untuk 
setiap kelompok. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis karena data tidak berdistribusi normal, 
untuk mengidentifikasi adanya perbedaan yang signifikan antara variasi konsentrasi terhadap kepadatan 
lalat. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelompok perlakuan mengalami penurunan 
kepadatan lalat dibandingkan kelompok kontrol. Konsentrasi 20% memberikan hasil penurunan paling 
besar, yaitu sebesar 4, namun belum memenuhi baku mutu indeks populasi lalat (<2). Uji Kruskal-Wallis 
menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), dan hasil uji lanjutan pairwise comparisons 
mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara beberapa kelompok konsentrasi, khususnya 
antara konsentrasi tinggi dan rendah. Hal ini menandakan bahwa larutan jeruk nipis efektif sebagai bahan 
pengusir lalat. 
Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa larutan air perasan jeruk nipis memiliki potensi sebagai 
alternatif insektisida nabati untuk menurunkan kepadatan lalat di lingkungan TPS. Penggunaan bahan alami 
seperti jeruk nipis dinilai lebih aman bagi manusia dan lingkungan dibandingkan insektisida kimia sintetis. 
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penerapan pengendalian lalat yang lebih ramah 
lingkungan, khususnya di area pasar dan pemukiman padat penduduk. 
Kata Kunci    : Jeruk Nipis, Lalat, Kepadatan Lalat, Insektisida Nabati 
Kepustakaan : 38 (2010–2024)</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[SKRIPSI KESLING]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[001.4 HAM e]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Poltekkes Kemenkes Banjarmasin]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[KL14/SKP2025]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[KEP3952024]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Jurusan Kesehatan Lingkungan]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[KL14/SKP2025]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3376]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-17 11:08:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-20 14:10:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>