<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3371">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH VARIASI WAKTU KONTAK SINAR UV  TERHADAP PENURUNAN JUMLAH Escherichia coli   PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG X   DI KOTA BANJARMASIN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DWI ASTUTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Banjarbaru]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Poltekkes Kemenkes Banjarmasin]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[File (Flashdisk)]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK 
SKRIPSI 
DWI ASTUTI 
”PENGARUH VARIASI WAKTU KONTAK SINAR UV TERHADAP 
PENURUNAN JUMLAH Escherichia coli PADA DEPOT AIR MINUM ISI 
ULANG X DI KOTA BANJARMASIN” 
(Dr. Abdul Khair, S.KM, M.Si dan Rahmawati, S.KM, M.Kes) 
xv + 56 Halaman ; 9 Tabel ; 3 Gambar ; 11 Lampiran 
Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) memiliki peranan penting dalam 
menyediakan air minum yang aman bagi masyarakat. Akan tetapi, masih banyak 
DAMIU yang belum memenuhi standar bakteriologis, khususnya terkait 
keberadaan Escherichia coli dalam air yang diproduksi. Penelitian ini bertujuan 
untuk menganalisis pengaruh variasi waktu kontak sinar ultraviolet (UV), yaitu 0 
detik, 30 detik, 85 detik, dan 120 detik, terhadap penurunan jumlah Escherichia coli 
pada DAMIU X di Kota Banjarmasin. 
Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan pendekatan post
test only with control group. Sampel diambil dari satu depot air minum isi ulang 
yang menggunakan air sumur sebagai sumber air baku, dengan masing-masing 
perlakuan diulang sebanyak enam kali. Analisis data dilakukan menggunakan uji 
Kruskal-Wallis guna mengetahui perbedaan yang signifikan antar kelompok 
perlakuan. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin panjang durasi paparan sinar 
UV, semakin besar penurunan jumlah Escherichia coli yang terjadi. Perlakuan 
dengan durasi 30 detik menghasilkan penurunan yang paling rendah, sementara 
peningkatan efektivitas mulai terlihat pada durasi 85 detik, dan mencapai hasil 
optimal pada 120 detik. 
Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa durasi waktu kontak sinar UV 
selama 120 detik merupakan yang paling efektif dalam mengeliminasi Escherichia 
coli secara menyeluruh. Oleh karena itu, durasi tersebut direkomendasikan bagi 
pengelola DAMIU sebagai standar minimum untuk menjamin keamanan 
mikrobiologis air minum isi ulang. 
Kata kunci    : Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU), sinar ultraviolet (UV), 
Escherichia coli, waktu kontak, sterilisasi air 
Kepustakaan : 47 (2008 – 2024)</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[SKRIPSI KESLING]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[001.4 DWI p]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Poltekkes Kemenkes Banjarmasin]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[KL009/SKP2025]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[KEP3932024]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Jurusan Kesehatan Lingkungan]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[KL009/SKP2025]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3371]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-15 11:35:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-20 14:19:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>