<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3041">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Efektivitas Berbagai Bentuk dan Warna Fly Trap Terhadap Jumlah Lalat yang Terperangkap]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dina Anggreani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Banjarbaru]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Jurusan kesehatan lingkungan ]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[CD-ROM]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Diare merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi 
sebesar 9,8%. Salah satu penyebabnya ditularkan oleh lalat sehingga perlu adanya 
pengendalian terhadap populasi lalat. Pengendalian fisik dengan pembuatan flytrap 
adalah upaya yang mudah dan aman. Flytrap yang bervariasi bentuk dan warna 
dapat mempengaruhi jumlah lalat yang terperangkap, oleh sebab itu, penelitian ini 
bertujuan untuk mengetahui efektivitas berbagai bentuk dan warna flytrap terhadap 
jumlah lalat yang terperangkap.  
Jenis penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan desain penelitian 
posttest only control group yaitu untuk mengukur perbedaan perlakuan pada 
kelompok eksperimen dengan kontrol. Variasi bentuk flytrap yaitu bulat, kotak, dan 
segitiga sedangkan variasi warna flytrap yaitu hitam, merah, kuning, dan putih. 
Analisis data menggunakan uji statistik Two Way Anova. 
Hasil jumlah lalat yang terperangkap pada variasi bentuk flytrap yaitu bulat 
sebanyak 363 ekor, kotak sebanyak 304 ekor dan  segitiga sebanyak 234 ekor, 
sedangkan pada variasi warna flytrap yaitu hitam sebanyak 82 ekor, merah 
sebanyak 149 ekor, kuning sebanyak 262 ekor dan putih sebanyak 408 ekor. Hasil 
uji statistik Two Way Anova, nilai p=0,025<0,05 artinya H0 ditolak. Kesimpulan 
flytrap bentuk bulat dan warna putih lebih efektif dalam memerangkap lalat. 
Bagi masyarakat diharapkan dapat melakukan pembuatan flytrap dengan 
bentuk bulat warna putih untuk menurunkan kepadatan lalat. 
Kata Kunci  : Flytrap, Bentuk, Warna, Lalat 
Kepustakaan  : 72 (2009-2022)</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[SKRIPSI KESLING]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[PVBP]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[001. 4 DIN e]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20240614]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Poltekkes Kemenkes Banjarmasin]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[KL/014/SKP/2024]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[ANK8592023]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Jurusan Kesehatan Lingkungan]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[KL/014/SKP/2024]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3041]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-10 10:36:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-21 13:23:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>