<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2303">
<titleInfo>
<title><![CDATA[LITERATURE REVIEWASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DEMAM TIFOID]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ainun Sajidah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SHOFA HAMIDA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>; Zainab</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Banjarbaru]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Jurusan Keperawatan]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[CD-ROM]]></form>
<extent><![CDATA[Xiii. 48 hal, 21 ilus]]></extent>
</physicalDescription>
<note>KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN PROGRAM STUDI KEPERAWATAN PROGRAM DIPLOMA TIGA
2022

 


Karya Tulis Ilmiah
SHOFA HAMIDA
 
ABSTRAK
 
LITERATURE REVIEWASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DEMAM TIFOID
(Ainun Sajidah 1; Zainab 2)
xiii + 46 halaman ; 9 tabel ; 2 lampiran
Demam tifoid dengan ciri penderita mengalami demam karena penyebaran bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini yang dibawa oleh manusia yang terinfeksi di dalam saluran darah dan saluran pencernaan yang menyebar ke orang lain melalui makanan dan air minum yang terkontaminasi dengan kotoran yang terinfeksi. Gejala umum pada demam tifoid adalah terjadinya hipertermi sebagai reaksi infeksi. Gejalanya berupa demam berangsur naik, terutama sore dan malam hari. Dengan keluhan dan gejala demam, nyeri otot, nyeri kepala. Penatalaksanaan yang digunakan untuk pengobatan pada klien demam tifoid diantaranya adalah dengan tindakan farmakologis maupun non farmakologis. Penulisan ini ditujukan untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan pada anak demam tifoid berdasarkan Literature Review.
Metode penelitian  pada  penulisan  ini  adalah  menggunakan  pendekatan proses keperawatan berdasarkan hasil Literature Review. Dengan membandingkan
2 asuhan keperawatan dengan kriteria anak jenis kelamin perempuan / laki-laki, usia 5-15 tahun, diagnosa tifoid tanpa penyakit penyerta dan tingkat kesadaran compos mentis.
Pada tahap pengkajian didapatkan keluhan utama kedua klien yang mengalami demam tifoid adalah badan panas, mual dan muntah. Masalah keperawatan  utama pada kedua  klien  dengan  demam  tifoid  adalah  hipertermi berhubungan dengan proses infeksi dengan intervensi non farmakologi seperti kompres hangat yang diberikan pada klien dan farmakologi seperti obat yang dikonsumsi klien. Implementasi yang dilakukan sesuai dengan rencana tindakan yang telah ditetapkan.
Disimpulkan dari pengelolaan keperawatan pada anak demam tifoid dengan masalah hipertermi berdasarkan prinsip etik legal dan patient safety meliputi proses keperawatan yang dimulai dari pengkajian dan implementasi keperawatan dan penulisan ini bermafaat  bagi peneliti selanjutnya dan bagi institusi pendidikan.
m

Kata kunci      : Asuhan keperawatan, demam tifoid, hipetermi. Kepustakaan   : (2011-2020)</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[KTI KEPERAWATAN 2022]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[ASUHAN KEPERAWATAN]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Asuhan keperawatan, demam tifoid, hipetermi]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[KTI-KEP /033/2022]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20220829]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Poltekkes Kemenkes Banjarmasin]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[KTI-KEP /033/2022]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[KTI-KEP /033/2022]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[Jurusan Keperawatan]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[KTI-KEP /033/2022]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2303]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-29 08:56:01]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-29 08:56:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>